Arah Peradaban
____
Kali ini tak lagi tentang cinta yang menggebu, tak lagi tentang khayalan-khayalan yang semu, dan tak lagi tentang romantisme yang ambigu.
Namun, kali ini tentang peradaban. Bagaimana amanah besar itu mampu untuk kita emban. Bagaimana kelak titipan dari-Nya mampu untuk kita pertanggungjawakan. Dan bagaimana Islam kembali berdiri gagah penuh keberanian.
Amanah itu kelak akan sejajar dengan tangan dan sudah menjadi tugas kita untuk mendidiknya menjadi ksatria yang penuh dengan keberanian, memberikan tarbiyah untuk menjadi penolong agama Allah serta memberikannya bekal terbaik menuju penghujung dari penantian.
Dan kali ini sungguh berbeda. Pencarianku tak lagi tentang kebahagian yang menjemukan, tak lagi tentang mimpi yang melalaikan.
Namun, kali ini pencarianku mengarah pada sosok yang memiliki mimpi untuk mengubah arah peradaban. Berkhidmat untuk agama Allah dan mampu menjadi nahkoda yang dapat diandalakan pada setiap misi perjalanan yang membawaku menuju keselamatan.
Dan harapan ku, mampu untuk membersamainya pada setiap langkah mencapai misi yang besar. Berjalan berdampingan untuk menebarkan kebermanfaatan di sisa perjalanan, dan hidup dalam cinta, iman dan cita-cita hanya karena Allah semata, hingga surga menjadi penghujung dari akhir perjalanan.
Damai dan menentramkan ~
__
Komentar
Posting Komentar